Selasa, 17 Mei 2011

Sepulang Supercamp

Assalamu'alaikum, annyeonghaseyo~! ^^/

Saya mau sharing mengenai 'kehidupan' saya setelah Supercamp. Hmm, karena 'transit' (yah.. bahasanya dicakepin dikit lah ;P ) di pom bensin selama 30 menit, kami AKHIRNYA sampai di sekolah tercinta, SMPIP Baitul Maal, sekitar jam setengah sebelas malam Waktu Indonesia Barat.

"Bangun, bangun! Sudah sampai!"

Seruan Bu Anis, Bu Ayu, dan Pak Edy berhasil membangunkanku.

"Ireona, ppali ireona!"

Rupanya tidurku cukup nyenyak. Aku nggak pusing maupun pegal-pegal. Aku langsung mencari-cari sepatu, memakainya, dan turun dari tronton Angkatan Laut yang jadi kendaraan kebanggaan Supercamp. Lapangan sekolah sudah ramai akan orangtua/wali murid yang datang untuk menjemput. Aku mencari-cari Abi, dan refleks memegang kepala. Begitu mendapati slayer di kepala, mataku melebar dan langsung melepasnya, malu diliat orang (ge-er amat?).

Aku mengamati guru-guru dan beberapa murid yang sibuk menurunkan barang. Bingung mau ngapain. Akhirnya aku mendekati Bu Endang, Bu Asnah, dan Bu Rina, hendak mengambil teh jatahku. Setelah menghangatkan diri dan bertemu Abi, aku mencari-cari barangku. Repot banget... Aku meletakkan tikar Wafa di TU, meletakkan bungkusan kado di loker, mulak-balik mencari barang. Aku capek, tapi nggak boleh egois memikirkan diriku sendiri. Abi menungguku, jadi aku harus cepat.

Setelah akhirnya masuk ke mobil, tidak lama setelah perjalanan pulang dimulai, aku tertidur. Sampai rumah jam setengah 12 malam. Bukannya tidur, aku langsung merapikan barang-barangku. Menaruh baju-baju kotor di ember, mengeluarkan sisa snack dari ransel, pokoknya samapi ranselku kosong. Kemudian aku masuk ke kamar mandi membawa ember baju kotor, dan langsung menggosoknya. Yang kupikirkan hanya untuk segera menyelesaikan urusan barang, biar bisa tidur pulas esok hari. Jam 2 dini hari, aku keluar dari kamar mandi (tentunya dalam keadaan sudah mandi), tapi belum menyelesaikan urusan baju kotor. Baju kotor masih menumpuk, tapi aku sudah mencuci sepatu yang luar biasa kotor.

Ummi sudah bangun dan bertanya padaku, "kamu jadi mau ikut, tidak? Kalau tidak, kamu sendirian di rumah." Oh, no. Musyaffa' memang sedang menginap di rumah Oma, jadi sekarang dia tidak ada di rumah. Aku mau ikut... Hanya itu yang kupikirkan. Bukannya takut sendirian, tapi aku kangen sama Alia, si bungsu yang sudah 3 hari tidak kujumpa. Alasan konyol, bukan? Karena tidak merasa ngantuk, aku langsung berpakaian dan tidak lama kemudian, Kak Amalia dan Kak Aisyah beserta keluarga datang ke rumahku.

Ya, hari itu, Sabtu tanggal 7 Mei 2011, adalah hari tes masuk IC, yang berlokasi di MAN 2 Serang. Abi, Ummi, Alia, aku, Mbak Fildzah, berangkat bareng Kak Amalia, Ummu Kak Amalia, Kak Aisyah, dan Ummu Kak Aisyah. Lokasinya cukup jauh, jadi saya bisa tidur di perjalanan, hehehe :D

Selama menunggu tes yang berlangsung hampir 12 jam itu, saya dan keluarga (kecuali Kak Fil) istirahat di hotel mini yang namanya saya lupa (parah.com). Begitu lihat tempat tidur, Alia senang bukan main. Kayaknya dia sudah sangat lelah, sampai senang begitu (_ _)a
Di hotel, saya tidur 3 jam.

Di perjalanan pulang, Kak Mamal sibuk  mendengarkan lagu Korea dengan headset-nya. Meski sebenarnya musiknya bisa terdengar sampai saya yang cukup jauh dari Kak Mamal. Aku sempat cerita soal Supercamp tahun ini, dan kami berempat jadi sibuk ngobrol. Yah, tentu saja semua penghuni mobil pasti bisa mendengar obrolan kami. Seneng juga, saya jadi nggak tidur.

Hmm... Kalau dijumlahkan, saya tidur selama 12 jam. Pergi nggak pergi, sama saja, kan? Wkwkwk :P

Hm, rasanya curhat saya cukup sekian. Sampai bertemu di lain kesempatan,
Wassalamu'alaikum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar