Kamis, 02 Februari 2012

Homestay 2011

Assalamu’alaikum wr.wb~

Sharing dikit, boleh, kaan? ;)

Pada tanggal 19-21 Desember 2011 kemarin, saya dan seluruh rekan kelas 9 SMP Islam Plus Baitul Maal melaksanakan kegiatan Homestay.  Homestay itu, …hmm, apa ya? (-___-‘)a Yasudahlah, yang penting ini dia cerita saya tentang Homestay… :D *gubrak

The Activities

Homestay kali ini dilaksanakan di Desa Cipendawa, Kecamatan Babakan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Perjalanannya sekitar 3 jam. Cukup jauh, kan? Rencana awalnya berangkat pagi, namun karena bis datang terlambat, berangkatnya jadi terlambat, deh… “, (nggak bermaksud nyalahin bis, kok… -U-)

Pada Homestay ini, kelas IX-B dibagi menjadi 2 kelompok: Suku Gadang dan Suku Tambi. Saya? Suku Gadang, laah… ;D (eits. Saya datang dengan kedamaian `\U.U/` *plak*). Suku Gadang itu: saya (siapa?), Alifa, Asma, Dina, Nurul, dan Wulan. The most patient group I ever had… :’) I love Gadang… *nangis di pojokan*

Dalam perjalanan menuju lokasi

Pemandangannya, subhanallah... :)

Begitu sampai di villa lokasi, kami beres-beres barang kemudian tilawah dan sholat. Setelah sholat, acara pembukaan Homestay pun dimulai~! ;) Dalam acara pembukaan, hadirlah Bapak Kepala Desa daerah setempat *ketahuan lupa nama :P*.

Setelah acara pembukaan, kami berkeliling untuk pengenalan lokasi. Kami mengunjungi perkebunan sawi, tempat pembudidayaan jamur, dan perkebunan labu. Tapi, kunjungan ke tempat pembudidayaan jamur dibatalkan karena pemiliknya sedang pergi. Singkat, tapi cukup memuaskan… :)

Salsa tetap gaya saat beres-beres... ;D *peace v^^v*

Lagi rajin, nih... Hehehe ;P

Ini dia acara pembukaannya :D


Kunjungan ke perkebunan sawi

Mr.Y @ tempat pembudidayaan jamur

@ perkebunan labu

Kegiatan selanjutnya adalah Siswa Mengajar (Bakti Siswa) di Majlis Ta’lim Darul Falah. Kami bertukar pengalaman dan cerita, tapi karena saya nggak jago bersosialisasi jadi saya kurang ‘srek’ (Ups ;P). Kemudian, evaluasi dan membuat berita acara sampai malam. Ngantuk, tapi… Nikmat. Hehehe ;))

Hari kedua dibuka dengan Senam Nusantara. Tapi…, semangatnya manaaa? Hmm ; /  Mungkin teman-teman saya menyimpan semangat untuk kegiatan besar di hari kedua: Observasi. Kebetulan ((sebenarnya) takdir Allah), Suku Gadang mendapat bagian mengobservasi pembudidayaan jamur.

Tidak seperti kelompok lain, Suku Gadang tidak menjadi tamu, melainkan mendapatkan tamu. Ya, sang narasumber yaitu Bapak Supri mengunjungi villa dengan membawa sampel obyek pengamatan. Teeriima kaasih, Pak Supriii… *ala IX-B :D*

Santri Pesantren Darul Falah yang ramah... :)
Saat observasi pembudidayaan jamur

Setelah observasi, agenda besar selanjutnya adalah ‘ceria bersama anak TPA’ serta ‘dialog terbuka dengan tokoh dan santri’ di Majlis Ta’lim Darul Falah. Sekali lagi, I’m not that sociable… :) (But they were precious experiences…)

Malamnya, setelah presentasi hasil observasi, kami bakar jaguuung~! XD Saya lagi nggak mood makan jagung saat itu, jadi… hmm ;) Seenggaknya sudah merdeka dari tugas yang cukup berat `\(TuT)

Ceria bersama anak TPA

Dialog terbuka dengan tokoh dan santri

Hari ketiga alias terakhir, pagi-pagi kami berkunjung ke Kota Bunga Cipanas. The houses there are very artistic, that makes us say: “WOW”, “WOW”, and “WOW” (baca: subhanallah… ;d). Meski pulang dalam kondisi galau (hanya Gadang paling tahu dan Allah swt.-lah yang Maha Tahu), tetep…, oke (nggak nyambung?)… *jadi galau*

Setelah beres-beres dan melewati masa-masa kesulitan untuk melakukan kegiatan MCk, akhirnya kami kembali menaiki bis rombongan dan pergi mengunjungi Istana Cipanas. Itulah pertama kalinya saya mengunjungi istana Negara… :)

Setelah berceria di istana, kami pulang dan saya susah tidur (lho?). Syukron Ustzh. Endang atas ilmunya (do’a susah tidur), itu sangat membantu… ^U^ Terima kasih juga untuk teman-teman yang dengan sabar menghadapi makhluk bernama Hafizhoh Nur Azimah yang suasana hatinya gampang berubah ini. Maaf bila ada perkataan atau perbuatan yang tidak berkenan di hati… :(

Olahraga di Kota Bunga

Ceria di Istana Cipanas

Knowledges and Experiences

Dari Homestay ini, saya memperoleh banyak sekali pengetahuan. Selain ilmu yang “berat-berat” (maksudnya?) seperti hasil observasi jamur, saya juga memperoleh pengetahuan sederhana tapi penting. Contohnya? Let’s see…

Waktu mau berangkat ke lokasi Homestay, guru-guru akhwat menyempatkan diri untuk membeli jeruk di ‘toko’ terdekat. Beliau-beliau sibuk memilih jeruk. Saya ada di dekat beliau-beliau, bengong ngeliatin. Mau bantu, jugaa, nggak ngerti apa-apa.

Jeruk. Itu lho, buah bulat yang warnanya oranye (itu mah saya juga tahu). Saya bukan anak dapur (eeh keceplosan), jadi saya nggak tahu cara memilih jeruk.

Terus, Bu Asnah (kalau tidak salah) bilang saya ikut (milih jeruk)saja. Bu Uswah dan Bu Indah melanjutkan dengan memberitahu saya bahwa ‘jeruk yang bagus (bukan hasil suntikan) tidak memiliki lubang (bekas suntikan) di bawah buahnya’. Saya cuma bisa melongo. Terima kasih, ibu-ibu guruu~! XDD

The Villa

Villa lokasi Homestay ini merupakan villa milik salah satu orangtua murid yaitu orangtua dari Adib. Villa ini sederhana, tapi cukup luas dan nyaman pastinyaa ;DD . Salah satu hal dari Homestay yang susah dilupakan, juga… mungkin termasuk villa kuning ini :)

Di depan vila akhwat

Taman vila... Bagus, kan? ;) *seolah pemilik vila* (nggak ada maksud)


That’s all from me. Berhubungan dengan penulisan dan kata-kata, saya mohon maaf ya. Penulisnya memang agak… yah, begitulah (?)… ;))



Syukron, wassalamu’alaikum wr.wb~ ^^/