Sabtu, 19 November 2011

BLEACH

Akhir-akhir ini, saya luar biasa suka sama manga aliran shounen ini. Sebelumnya saya lebih berminat pada aliran shoujo, jadi, kontras bedanya. Terutama BLEACH karya Kubo Tite  ini.

Maybe this is otaku's talk, so sorry if you aren't one of 'em.

Umumnya, komik shoujo sangat sensitif dalam hal... percintaan. Banyak komik shounen yang ber-genre romance, tapi untuk BLEACH ini... tidak begitu. Aku bukannya berganti minat. Se-mustahil-mustahil-nya cerita sebuah komik, pastinya masih berhubungan dengan kehidupan. Dan kehidupan itu lekat dengan cinta *apa banget.

Now, I think hidden feelings' more interesting. And that's what makes BLEACH feels different.
More artistic, more fun, more exciting. And always make me smile or cry just because read them.

Kejadian, tindakan, perkataan, bahkan tatapan mata yang sederhana pun, .... maknanya sangat dalam. Setelah mengenal BLEACH, aku belajar lebih sensitif. Biasanya aku tidak suka membaca alias menyimak adegan pertarungan, tapi untuk BLEACH, aku mengamati dengan seksama, karena sang komikus menggambarkannya dengan jelas dan mudah dimengerti.

Artistik. Aku suka sisi dari sang komikus ini. He's wonderful at expressing things and that's a plus for him. I really envy him.

And so... akhir-akhir ini, di kepala saya hanya ada BLEACH. BLEACH. dan BLEACH. Makanya, waktu TO tempo hari saya was-was lupa pelajaran. Takutnya malah ingat BLEACH dan dua tokoh utamanya :)



And? Yes, I fell in love with those two, for being together in their hearts :')

Sorry for my bad bad English...