Kamis, 14 Juni 2012

Waduh, Spesialis Anestesi Kita Masih Sedikit!


JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia masih membutuhkan banyak dokter spesialis anestesi yang saat ini baru terdapat sekitar 770 dokter.
"Setidaknya dibutuhkan 2.500 orang. Apalagi tugas sehari-hari dokter anestesi menangani pasien kritis baik saat operasi maupun di luar operasi," ujar dr Susilo Chandra SpAn (K), Jumat (19/2/2010).
Pada hari yang sama, Kepala Departemen Anestesiologi dan Intensive Care Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mendapat penghargaan Fellowship by Election RCA dariRoyal College of Anesthetist (RCA) yang berbasis di Inggris.
"Spesialis anestesi yang ada juga tidak merata penyebarannya. Sekitar 40 persen dokter anestesi berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Itupun tenaganya masih terserap luar biasa," ujarnya.
Dia mengatakan, anestesi sangat diperlukan dalam kegawatdaruratan, termasuk dalam persalinan, sehingga dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak. Angka kematian ibu karena persalinan masih tinggi. Kematian ibu dan anak dapat dikurangi dengan melibatkan dokter anestesi untuk berada dalam satu tim bersama dokter kandungan dan anak.
Di Inggris, kematian ibu turun sampai dengan 50-60 persen setelah penerapan model tim dokter dan melibatkan spesialis anestesi dalam persalinan. " Di Indonesia, kita ingin mensosialiasi kerja tim ini, sehingga setiap rumah sakit melibatkan spesialis anestesi sejak awal persalinan," ujarnya.
Sumber: Kompas.com

Artikel yang ditulis pada Sabtu, 20 Februari 2012 ini kusalin dari Dikti.go.id
Memang sudah 2 tahun lalu, tapi apakah sudah ada perubahan? Aku tidak tahu. Kenapa aku re-post ini? Karena saya lagi galau, mau jadi dokter bedah anak atau dokter anestesi ya? Hahaha :P

Dokter anestesi itu ngapain sih? Selama pembedahan, dokter anestesi itu berperan memantau tanda-tanda vital pasien karena sewaktu-waktu dapat terjadi perubahan yang memerlukan penanganan secepatnya. Kira-kira inilah rangkaian kegiatan dokter anestesi:

  • Mempertahankan jalan napas
  • Memberi napas bantu
  • Membantu kompresi jantung bila berhenti
  • Membantu peredaran darah
  • Mempertahankan kerja otak pasien.
 Lebih lengkapnya di sini

Rabu, 13 Juni 2012

Headache

Sebelumnya, saya mau bilang bahwa isi posting ini cuma sekedar curhat kehidupan sehari-hari yg nggak begitu penting -__-)a

Something's wrong with me.

Akhir-akhir ini, itulah yang selalu ku pikirkan. Kenapa?

Sakit kepala adalah 'sahabat'-ku selama beberapa hari ini. Bangun tidur, alhamdulillah kepalaku baik-baik saja. Tapi, setelah melakukan beberapa aktifitas, kepalaku sakit. Sakiiit sekali. Yang bisa ku lakukan hanya tidur, dan itu sangat menyiksa... :((

Setelah tidur lagi, apakah sakit kepalanya hilang? Ternyata tidak. Memang sudah baikan, tapi tetap sakit. Aku sempat kesal, sebenarnya apa sih yang diinginkan oleh tubuhku ini? Kurang tidur salah, kebanyakan tidur juga salah? (secara logika memang begitu mbak... -__-' | Iya sih, tp kan...)

Ternyata, tidak cukup pagi hari saja, malam hari pun Si Sakit Kepala ini datang lagi. Mungkin maksudnya, aku sudah ngantuk, ya? Tapi, tetap saja sakit... ;(

Nggak cuma sakit kepala, mataku juga sering sakit akhir-akhir ini. Sering nggak fokus. Aku cuma bisa berharap, mataku nggak rabun. Dan tentu saja, meningkatkan konsumsi wortel... :P

Maksudku nulis post ini cuma satu:
Apakah sakit kepala + sakit mata ini pertanda sesuatu?

Mudah-mudahan saja tidak... Mungkin aku cuma kebanyakan baca komik online... #plak (_ _)v