Kamis, 16 Desember 2010

Masa Orientasi Siswa (MOS) Pertama

Assalamu'alaikum....

Selamat siang, saya Hafizhoh, siswi SMP Islam Plus Baitul Maal, sekolah tercinta. Sudah dua tahun saya menuntut ilmu di Baitul Maal. Dan alhamdulillah, sekarang saya telah menduduki kelas 8 :D

Pertama masuk, tentunya saya dan teman-teman --yang saat itu belum saya kenal-- mengawali hari di Baitul Maal dengan melaksanakan Masa Orientasi Siswa alias MOS.

Huwaa... Pada hari pertama pun, rasanya sudah malu sekali. Gimana nggak malu, memakai seragam dengan warna merah seorang diri. Padahal, yang lain memakai baju warna kalem. Uwaa... Malunyaa... X(

Dalam kelasku, hanya terdapat dua siswi yang berasal dari SD luar. Awalnya kukira, teman-teman dari SD Baitul Maal bakal dingin padaku. Tapi ternyataa, mereka teman-teman yang baik :)
Alhasil, kami sekelas cepat akrab. Bahkan seorang kakak senior bertanya, "kok kalian cepet banget akrab, sih?" Hehehe... Alhamdulillah.

MOS. Baru satu hari menjalaninya, aku sudah merasa dikerjai. Mosok disuruh memakai topi dari bola plastik? Parahnya, disuruh dipakai dari rumah. Dan selama perjalanan, nggak boleh dilepas. Hoi, saya naik angkutan umuuuum..... XO

Karena tidak memakai topi tsb, dari rumah, alhasil kami dihukum nyanyi di depan kakak-kakak kelas. Huu... Segitunya, deh... Kakak kelas BEST (Badan Eksekutif Siswa Terpadu) marah-marah, kami disuruh memakai baju aneh-aneh, membawa makanan yang aneh-aneh, dll. Uwaaa, saya pusing dibuatnya. Tapi karena itu, MOS ini terus melekat di hati, dan terasa seru. Kalau boleh jujur, MOS yang saya alami lebih seru dan menantang dibanding MOS tahun ini. Hehe :)

Pada hari terakhir MOS, kami disuruh menutup mata dengan slayer, dan berjalan dengan tuntunan dari kakak-kakak BEST. Lalu, masih dengan mata tertutup, kami didudukkan di tengah lapangan. Hanya dengan begini, aku sudah bisa menduga. Kami akan disiram. Mungkin biasa, tapi kali ini ada "bahan" tambahan. Terigu. Pertama, kami diserbuki (he?) terigu --yang kami bawa sendiri (atas perintah)--. Lalu, kami disiram dengan air. Perhatian kami tersita oleh seruan ketua BEST saat itu, Kak Fadhil, yang terdengar marah, tapi marah yang dibuat-buat. Terdengar suara Kak Fadhil dan kakak-kakak BEST yang lain cekikikan sendiri. Nah, makin jelas deh. Terigu kalau kena air jadi gimana, coba? Menggumpal dan lengket! Bajuku, oh, bajuku... Kasihan sekali bajuku... TT_TT

Setelah disiram, teman-temanku malah "menyerang" kakak-kakak BEST yang tengah berdiri melingkar di sekitar kami. Dengan tubuh yang basah dan lengket, mereka memeluk kakak senior yang jadi kaget. Akhirnya, tarik-tarikan dan kejar-kejaran terjadi (hahaha ^^). Aku yang sudah pasrah, berdiri di samping gawang dan memeras baju yang basah.

Protes untuk kakak-kakak BEST: Kak, bajuku jadi nggak layak pakai, nih! (Hehehe)

Sekian, wassalamu'alaikum... :)

1 komentar:

  1. Halooo~
    terimakasih sudah visit blog saya dan follow blog saya XD
    Salam kenal.

    Salam~Frey

    BalasHapus